Melalui pengaturan algoritma pemakaian daya yang presisi, performa jarak tempuh motor listrik dapat ditingkatkan secara signifikan tanpa perlu memperbesar ukuran fisik sel baterai secara berlebihan. Proyek riset terapan ini berhasil dioptimasi SMK Pelita YNH dengan melibatkan kolaborasi antara guru produktif teknik otomotif dan siswa jurusan teknik kendaraan ringan. Inovasi riset ini dikembangkan demi mendukung teknologi cerdas transportasi masa depan yang hemat energi, bebas emisi gas buang berbahaya, serta ekonomis dari segi biaya perawatan operasional harian.
Tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan bertenaga baterai kini tengah berkembang pesat di sektor industri otomotif nasional maupun internasional. Namun, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi oleh para pengembang teknologi ini adalah efisiensi penyimpanan daya listrik agar kendaraan dapat melaju lebih jauh tanpa sering melakukan pengisian ulang. Guna menjawab tantangan teknis tersebut, inovasi dalam rekayasa sistem manajemen baterai (battery management system) terus dikembangkan secara intensif di laboratorium teknik.
Proyek optimalisasi daya kendaraan listrik ini berfokus pada modifikasi sistem pengereman regeneratif (regenerative braking) pada roda bagian belakang motor prototype sekolah. Sistem ini bekerja dengan cara mengubah energi kinetik yang terbuang saat pengendara melakukan pengereman menjadi energi listrik penambah daya yang disalurkan kembali ke baterai utama. Dengan pemanfaatan kembali energi buang ini, efisiensi penggunaan daya baterai saat berkendara di area perkotaan yang padat dapat meningkat hingga lima belas persen.
Selain memodifikasi sistem mekanis pengereman, para siswa juga melakukan eksperimen terhadap material rangka kendaraan dengan menggunakan bahan paduan logam ringan berkekuatan tinggi. Pengurangan bobot total kendaraan secara signifikan terbukti mampu meringankan beban kerja motor penggerak listrik dalam menghasilkan akselerasi awal. Pemahaman mendalam mengenai aerodinamika desain bodi motor juga diterapkan secara cermat untuk meminimalkan gaya gesek udara saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi.
Audit berkala terhadap performa kesehatan sel baterai dilakukan menggunakan alat pemindai digital terkomputerisasi untuk memantau fluktuasi tegangan listrik di setiap komponen. Pengkondisian ini sangat penting untuk mencegah terjadinya panas berlebih yang berisiko memperpendek usia pakai baterai atau memicu korsleting sirkuit arus searah. Penguasaan keahlian diagnostik tingkat tinggi inilah yang menjadi keunggulan utama para siswa sekolah ini dibandingkan dengan sekolah vokasi konvensional lainnya.